Kuatkan Sinergi Kader, DPW Hidayatullah Papua Selatan Gelar Lailatul Ijtima Bersama Ketua Dewan Murobbi Pusat
MERAUKE -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Papua Selatan sukses menggelar kegiatan Lailatul Ijtima pada Kamis, 3 September 2026. Acara konsolidasi spiritual dan organisasi ini dihadiri langsung oleh Dr. K.H. Tasyrif Amin, M.Pd.I., selaku Ketua Dewan Murobbi Pusat Hidayatullah.
Mengusung tema “Menguatkan Sinergi Kader Memperkokoh Barisan Organisasi Menuju Kejayaan Hidayatullah Papua Selatan”, agenda penting ini menjadi momentum krusial dalam menyatukan visi dan langkah dakwah di bumi Cenderawasih. Pertemuan ini dihadiri oleh puluhan kader militan yang datang dari berbagai daerah strategis, meliputi wilayah Merauke, Boven Digoel, Muting, Kumbe, dan Bupul. Dalam tauziah dan arahannya, Dr. K.H. Tasyrif Amin menekankan pentingnya menjaga kesolidan barisan dan keikhlasan dalam berjuang. Beliau mengingatkan bahwa kejayaan organisasi hanya dapat diraih jika seluruh kader memiliki ikatan hati yang kuat (ukhuwah) dan kepatuhan yang utuh terhadap garis perjuangan lembaga."Sinergi antar-kader di wilayah penugasan masing-masing adalah kunci kekuatan kita. Dengan barisan yang kokoh, dakwah dan tarbiyah di Papua Selatan akan terus tumbuh memberikan kemaslahatan bagi umat," ujar beliau di hadapan para peserta.
Ketua DPW Hidayatullah Papua Selatan, Ustadz Zainal, S.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran Ketua Dewan Murobbi Pusat. Menurutnya, kehadiran unsur pimpinan pusat memberikan suntikan energi spiritual yang luar biasa bagi para kader yang bertugas di wilayah pelosok dan perbatasan."Pertemuan Lailatul Ijtima kali ini sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh orang tua kita dari pusat. Kehadiran para kader dari Merauke hingga Bupul menunjukkan komitmen bersama untuk merapatkan barisan demi mewujudkan kejayaan Hidayatullah di Papua Selatan," pungkasnya.
Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti sepanjang acara, yang kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan dakwah, serta keteguhan hati para dai dalam mengemban amanah perjuangan. *Abu Rayyan


